Artikel Cadel
NAMA : YENI WAHYUNINGSIH
NIM : A1D117037
E-MAIL : yenidanwahyu@gmail.com
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Cadel merupakan salah satu bentuk gangguan berbicara yang dapat dialami oleh beberapa orang. Cadel merupakan ketidakmampuan seseorang dalam melafalkan huruf seperti R karena untuk mengucapkan konsonan ini diperlukan manipulasi yang cukup kompleks antara lidah, langit-langit dan bibir. Gangguan berbicara ini biasanya ditemukan pada anak usia balita (dibawah usia 5 tahun). Cadel yang dialami oleh orang dewasa biasanya disebabkan oleh pengaruh lingkungan seperti psikoedukatif dan psikokultural, atau dapat pula disebabkan oleh faktor peyakit seperti down synsrom, stroke, atau penyakit lainnya yang berhubungan dengan saraf. Pada umumnya cadel ini tidaklah dianggap suatu penyakit yang serius karena tidak tergolong jenis penyakit atau gejala penyakit yang akan menimbulkan komplikasi penyakit (sidabutar, 1986).
PEMBAHASAN
1. Pengertian Cadel
Cadel adalah ketidak mampuan yang dialami seseorang dalam mengucapkan suatu huruf , ,sehingga akan mengucapkan suatu huruf menjadi huruf lainnya. Pengucapan Huruf yang paling umum adalah huruf R menjadi L. Cadel biasanya dialami oleh anak-anak namun, tidak menutup kemungkinan akan terbawa hingga dewasa. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa factor baik itu dari diri sianak sendiri atau pun factor lingkungannya.
2. Faktor Penyebab Cadel
Orang yang mengalami gangguan berbicara Cadel dapat disebabkan oleh :
1. kesulitan seseorang dalam menghasilkan bunyi bahasa konsonan getar apiko alveolar, yaitu bunyi bahasa yang menggunakan ujung lidah dan gusi, dimana ujung lidah berfungsi sebagai articulator aktif yang menyebabkan proses mengetar dan gusi sebagai articulator pasif,
2. Pengaruh Lingkungan (Sosio Kultural)
3. Penderita Down Syndrom, penderita down syndrome mengakibatkan kerja lidahnya kurang bagus. Down syndrome selain menyebabkan intelegensinya rata-rata minus, tonus otot lidahnya pun lemah sehigga menyebabkan cadel.
4. Akibat Strok dan gangguan syaraf lainnya
5. Gangguan Artikulasi
Menurut dr.Lily Sidiarto dari bagian Neurologi FKUI-RSCM, Jakarta. Mengatakan bahwa cadel adalah salah satu bentuk disartri yaitu gangguan artikulasi (pengucapan kata) yang disebabkan oleh gangguan struktur atau gangguan fungsi dari organ artikulasi. Cadel dapat disebabkan oleh gangguan struktur atara lain karena ukuran lidah yang relative pendek atau kelainan pada otot yang terdapat dibawah lidah. Kelainan kedua otot ini bisa menyebabkan gerakan lidah menjadi kurang baik
6. Gangguan fungsi organ artikulasi karena kelainan pada otak, misalnya penderita celebropalsy (cp), yaitu kelumpuhan syaraf pusat yang menyebabkan kelemahan
7. Pernapasan otot-otot pita suara pernapasan, pita suara dan lidah yang berhubungan dengan pengucapan kata-kata dalam kalimat yang tersendat-sendat, kurang jelas dan banyak kata-kata yang ditelan, dapat menyebabkan gerakan lidah menjadi kurang baik
8. Faktor keturunan (Silsilah Keluarga). ( Faridah, A. 2012:156-166 ).
Menurut Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol.3, No.2, Maret 2019 Analisis Gangguan Berbicara Anak Cadel oleh Cica Elida Hanum Matondang, Dikbind PPs Universitas Negeri Medan.
Penyebab Berbicara Cadel :
1. Faktor Lingkungan
2. Faktor Psikologis
3. Faktor Kesehatan
kurang matangnya koordinasi bibir dan lidah.
4. kelainan fisiologis berupa gangguan pada bagian pendengaran, gangguan pada otak, dan gangguan di wilayah mulut.
Penyebab lain kesulitan anak dalam mengucapkan kata-kata dengan jelas :
1. Penggunaan dot atau empeng
Menggunakan dot terlalu lama bisa membuat anak mengalami cadel karena lidah anak terdorong ke depan dan berada diantara giginya. Kondisi demikiann bisa membuat anak tidak jelas ketika mengucapkan huruf S dan Z.
2. Tongue Tied
Kondisi ini juga disebut Ankyloglossia ini merupakan suatu keadaan dimana frenulum lingue, jaringan yang menempel dibawah lidah sampai kebagian bawah mulut terlalu pendek. Keadaan ini akan membatasi pergerakan lidah ketika berbicara, dan hal ini biasanya terjadi sejak bayi lahir atau merupakan bawaan lahir.
3. Kelainan Fisiologis lain
Cadel juga bisa disebabkan oleh kelainan fisiologis lain seperti kelainan pendengaran dan gangguan otak, atau kelainan pembentukan langit-langit mulut.
3. Solusinya
1. Cadel dapat diatasi dengan cara orang tua harus menuntun anak melafalkan ucapan yang benar, orang tua harus mengajak anak bicara dengan bahasa yang benar.
2. Jika penyebab cadel dikarenakan faktor fisiologis maka relative diatasi, tergantung kategori ringan atau berat. Bila penyebab masuk dalam kategori ringan maka cadelnya tidak akan menetap, namun jika berat, maka kemungkinan cadel tersebut akan menetap.
3. Cadel yang disebabkan faktor psikologis dapat diatasi dengan, orang tua harus menunjukkan bahwa perhatian padanya tidak akan berkurang karena kehadiran adik.
4. Pada kasus yang parah, sebaiknya segera bawa anak ke ahlinya agar tergali apa masalah yang melatarbelakanginya.
5. Cadel yang disebabkan oleh faktor neurologis cara mengatasinya, anak dengan gangguan ini harus segera dibawa ke neurology. Pada prinsipnya, gangguan ini masih bisa ditangani. Namun bila kerusakannya termasuk parah, bukan tidak mungkin akan terbawa sampai dewasa.
DAFTAR PUSTAKA
Andi, F.A, 2012,Analisis Pedigree (Studi Kasus Beberapa Kabupaten di Sulawasi Selatan), Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar.
Aliah, S, 2013,Studi Kasus Pada AnakTaman Kanak-Kanak Yang Mengalami Hambatan Berbicara, Universitas Pendidikan Indonesia
Cica, E.H.M, 2019,Analisis Gangguan Berbicara Pada Anak Cadel, Dikbind PPs Universitas Negeri Medan
NIM : A1D117037
E-MAIL : yenidanwahyu@gmail.com
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Cadel merupakan salah satu bentuk gangguan berbicara yang dapat dialami oleh beberapa orang. Cadel merupakan ketidakmampuan seseorang dalam melafalkan huruf seperti R karena untuk mengucapkan konsonan ini diperlukan manipulasi yang cukup kompleks antara lidah, langit-langit dan bibir. Gangguan berbicara ini biasanya ditemukan pada anak usia balita (dibawah usia 5 tahun). Cadel yang dialami oleh orang dewasa biasanya disebabkan oleh pengaruh lingkungan seperti psikoedukatif dan psikokultural, atau dapat pula disebabkan oleh faktor peyakit seperti down synsrom, stroke, atau penyakit lainnya yang berhubungan dengan saraf. Pada umumnya cadel ini tidaklah dianggap suatu penyakit yang serius karena tidak tergolong jenis penyakit atau gejala penyakit yang akan menimbulkan komplikasi penyakit (sidabutar, 1986).
PEMBAHASAN
1. Pengertian Cadel
Cadel adalah ketidak mampuan yang dialami seseorang dalam mengucapkan suatu huruf , ,sehingga akan mengucapkan suatu huruf menjadi huruf lainnya. Pengucapan Huruf yang paling umum adalah huruf R menjadi L. Cadel biasanya dialami oleh anak-anak namun, tidak menutup kemungkinan akan terbawa hingga dewasa. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa factor baik itu dari diri sianak sendiri atau pun factor lingkungannya.
2. Faktor Penyebab Cadel
Orang yang mengalami gangguan berbicara Cadel dapat disebabkan oleh :
1. kesulitan seseorang dalam menghasilkan bunyi bahasa konsonan getar apiko alveolar, yaitu bunyi bahasa yang menggunakan ujung lidah dan gusi, dimana ujung lidah berfungsi sebagai articulator aktif yang menyebabkan proses mengetar dan gusi sebagai articulator pasif,
2. Pengaruh Lingkungan (Sosio Kultural)
3. Penderita Down Syndrom, penderita down syndrome mengakibatkan kerja lidahnya kurang bagus. Down syndrome selain menyebabkan intelegensinya rata-rata minus, tonus otot lidahnya pun lemah sehigga menyebabkan cadel.
4. Akibat Strok dan gangguan syaraf lainnya
5. Gangguan Artikulasi
Menurut dr.Lily Sidiarto dari bagian Neurologi FKUI-RSCM, Jakarta. Mengatakan bahwa cadel adalah salah satu bentuk disartri yaitu gangguan artikulasi (pengucapan kata) yang disebabkan oleh gangguan struktur atau gangguan fungsi dari organ artikulasi. Cadel dapat disebabkan oleh gangguan struktur atara lain karena ukuran lidah yang relative pendek atau kelainan pada otot yang terdapat dibawah lidah. Kelainan kedua otot ini bisa menyebabkan gerakan lidah menjadi kurang baik
6. Gangguan fungsi organ artikulasi karena kelainan pada otak, misalnya penderita celebropalsy (cp), yaitu kelumpuhan syaraf pusat yang menyebabkan kelemahan
7. Pernapasan otot-otot pita suara pernapasan, pita suara dan lidah yang berhubungan dengan pengucapan kata-kata dalam kalimat yang tersendat-sendat, kurang jelas dan banyak kata-kata yang ditelan, dapat menyebabkan gerakan lidah menjadi kurang baik
8. Faktor keturunan (Silsilah Keluarga). ( Faridah, A. 2012:156-166 ).
Menurut Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol.3, No.2, Maret 2019 Analisis Gangguan Berbicara Anak Cadel oleh Cica Elida Hanum Matondang, Dikbind PPs Universitas Negeri Medan.
Penyebab Berbicara Cadel :
1. Faktor Lingkungan
2. Faktor Psikologis
3. Faktor Kesehatan
kurang matangnya koordinasi bibir dan lidah.
4. kelainan fisiologis berupa gangguan pada bagian pendengaran, gangguan pada otak, dan gangguan di wilayah mulut.
Penyebab lain kesulitan anak dalam mengucapkan kata-kata dengan jelas :
1. Penggunaan dot atau empeng
Menggunakan dot terlalu lama bisa membuat anak mengalami cadel karena lidah anak terdorong ke depan dan berada diantara giginya. Kondisi demikiann bisa membuat anak tidak jelas ketika mengucapkan huruf S dan Z.
2. Tongue Tied
Kondisi ini juga disebut Ankyloglossia ini merupakan suatu keadaan dimana frenulum lingue, jaringan yang menempel dibawah lidah sampai kebagian bawah mulut terlalu pendek. Keadaan ini akan membatasi pergerakan lidah ketika berbicara, dan hal ini biasanya terjadi sejak bayi lahir atau merupakan bawaan lahir.
3. Kelainan Fisiologis lain
Cadel juga bisa disebabkan oleh kelainan fisiologis lain seperti kelainan pendengaran dan gangguan otak, atau kelainan pembentukan langit-langit mulut.
3. Solusinya
1. Cadel dapat diatasi dengan cara orang tua harus menuntun anak melafalkan ucapan yang benar, orang tua harus mengajak anak bicara dengan bahasa yang benar.
2. Jika penyebab cadel dikarenakan faktor fisiologis maka relative diatasi, tergantung kategori ringan atau berat. Bila penyebab masuk dalam kategori ringan maka cadelnya tidak akan menetap, namun jika berat, maka kemungkinan cadel tersebut akan menetap.
3. Cadel yang disebabkan faktor psikologis dapat diatasi dengan, orang tua harus menunjukkan bahwa perhatian padanya tidak akan berkurang karena kehadiran adik.
4. Pada kasus yang parah, sebaiknya segera bawa anak ke ahlinya agar tergali apa masalah yang melatarbelakanginya.
5. Cadel yang disebabkan oleh faktor neurologis cara mengatasinya, anak dengan gangguan ini harus segera dibawa ke neurology. Pada prinsipnya, gangguan ini masih bisa ditangani. Namun bila kerusakannya termasuk parah, bukan tidak mungkin akan terbawa sampai dewasa.
DAFTAR PUSTAKA
Andi, F.A, 2012,Analisis Pedigree (Studi Kasus Beberapa Kabupaten di Sulawasi Selatan), Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar.
Aliah, S, 2013,Studi Kasus Pada AnakTaman Kanak-Kanak Yang Mengalami Hambatan Berbicara, Universitas Pendidikan Indonesia
Cica, E.H.M, 2019,Analisis Gangguan Berbicara Pada Anak Cadel, Dikbind PPs Universitas Negeri Medan
Komentar
Posting Komentar